Mohon jangan copas tulisan dari blog ini, sertakan link hidup saja.

Minggu, 09 Oktober 2011

Menanam Sayuran Caisim Hidroponik



Bahan dan Alat:
1. Bibit caisim
2. Spons sesuai ukuran nampan
3. Nampan plastik 2 buah (pendek dan tinggi)
4. Cutter
5. Pinset
6. Sumpit
7. Air
8. Styrofoam

Cara Membuat:
1. Siapkan media tanam dari spons. Potong spons selebar nampan. Lalu, potong lagi spons ukuran 1 x 1 cm, jangan sampai terputus.

2. Kotak spons ukuran 1 x 1 cm tadi dipotong kembali menjadi dua bagian, jangan sampai terputus. Posisikan spons di antara spons awal. Lakkan lagi, untuk arah yang berlawanan.
3. Celupkan spons tadi ke dalam air sampai gelembung udaranya keluar semua, sambil ditekan-tekan agar rata dengan papan. Jika spons masih berwarna putih, artinya masih ada rongga udara. Jika berwarna agak gelap, artinya air sudah terserap merata. Masukkan spons basah ke dalam nampan plastik pendek.
4. Untuk memulai menanam, basahi dulu sumpit dengan air atau rendam di dalam air.

5. Ambil bibit biji 3-4 buah dengan sumpit, tanam di dalam spons. Jangan simpan bibit terlampau dalam. Bibit harus terlihat dari luar. Simpan selama 3 hari.
6. Setelah 3 hari akan muncul daun yang masih muda. Lalu, jemur di bawah sinar matahari. Tunggu sampai seminggu agar siap ditanam.
7. Ambil styrofoam, lubangi sebanyak 9 buah, ukuran 10 x 10 cm, diameter 1 cm, sesuai ukuran batang tanaman.
8. Isi nampan plastik tinggi dengan air, jangan sampai penuh. pH air yang dipakai harus netral, gunakan air sumur (jangan air PAM). Lalu, letakkan styrofoam di dalam nampan.

9. Dengan pinset, ambil sayur yang sudah berusia seminggu tadi. Tanam ke lubang styrofoam dengan posisi sama datar. Jangan lupa dikontrol, terutama jika air habis atau ada hama. Setelah 25-30 hari sayuran bisa dipanen.



Sumber : http://manishappy-nengatik.blogspot.com Related Post

2 komentar:

  1. mas cara penambahan airnya atau penyiramannya bagaimana????
    apa diberi nutrien 1 hari 3x atau gimana???
    terima kasih

    BalasHapus
  2. Sebenernya sich lum praktek,ni ta posting biar saat praktek aku nggak susah2 yg nyari. Klo nutrien semua ditambahkan lewat airnya n nggak pake penyiraman. Koreksi bila salah y.

    BalasHapus