Senin, 09 April 2012
Bedak Palsu
Rabu, 28 Maret 2012
Kenali 6 Penyebab Kantuk
Selasa, 21 Februari 2012
Tips Mengurangi Mual Saat Hamil
- Siap untuk hamil : siapkan dirimu untuk hamil,jangan berfikir macam-macam. Buang jauh pikiran bahwa setelah hamil kamu akan 'melar' dan nggak cantik lagi. Ibu hamil itu seksi loh,coba tanya suami dech. Jika kamu ngerasa lum siap untuk hamil maka kamu akan mudah mual dan muntah. Selain itu kamu juga harus bisa memerima kehamilanmu karena itu adalah anugrah,jangan sampai janin kita merasakan penolakan dan pada saat dewasa menjadi benci sama kita
Minggu, 19 Februari 2012
Cara Menjaga Kebersihan Kolam Ikan
Selasa, 10 Januari 2012
Kenapa harus Cek HbA1C?
HbA1C & Apa Manfaatnya
HbA1c adalah zat yang terbentuk dari reaksi kimia antara glukosa dan hemoglobin (bagian dari sel darah merah). HbA1c yang terbentuk dalam tubuh akan disimpan dalam sel darah merah dan akan terurai secara bertahap bersama dengan berakhirnya masa hidup sel darah merah (rata-rata umur sel darah merah adalah 120 hari).
HbA1c menggambarkan konsentrasi glukosa darah rata-rata selama periode 1-3 bulan. Jumlah HbA1c yang terbentuk sesuai dengan konsentrasi glukosa. Idealnya penyandang diabetes periksa HbA1C setiap 3-4 bulan sekali. Hasil pemeriksaan HbA1c menggambarkan keadaan gula darah untuk rentang waktu yang lebih panjang yaitu 1 sampai 3 bulan, selain itu juga bisa memberikan gambaran keberhasilan terapi glukosa yang sedang dilakukan dengan memperhitungkan dosis obat yang lebih tepat.
Kadar normal yang disepakati para ahli saat ini adalah <6.5%, tetapi akhir-akhir ini ada yang memberikan klasifikasi bahwa kadar HbA1c 5.7 – 6.4 % termasuk "pre-diabetes“, dan angka >6.5% di diagnosis sebagai Diabetes. Tapi jangan lupakan pemeriksaan Gula Darah Puasa dan Gula Darah 2 Jam Setelah Makan karena HbA1C bukan pengganti pemeriksaan gula darah.
Kamis, 27 Oktober 2011
7 Cara Mudah Cegah Osteoporosis Sejak Dini
Mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan istilah osteoporosis. Ya, osteoporosis adalah keadaan di mana mineral-mineral penting mulai berkurang pada tulang.
Penyakit ini merupakan penyakit yang menakutkan karena semua orang berisiko terkena penyakit ini di masa tuanya, sekalipun anda adalah seorang pria. Penyakit ini juga dapat menyebabkan tulang seseorang tiba-tiba patah tanpa adanya benturan atau kecelakaan. Patah tulang yang terjadi pada penderita osteoporosis ini pun lebih sulit sembuh dan seringkali menimbulkan kecacatan yang menetap seumur hidup.
Tentunya anda tidak ingin hal ini terjadi pada anda bukan? Berikut ini adalah tips-tips yang dapat membantu anda mencegah osteoporosis sejak dini, mari kita simak:
1. Olahraga
2. Asupan gizi seimbang
- Susu (diutamakan yang low fat), anda juga bisa mengkonsumsi susu tinggi kalsium yang beredar di pasaran
- Ikan laut. Ikan laut kaya akan kalsium, untuk mendapat asupan kalsium yang lebih, anda bisa saja mengkonsumsi bandeng presto atau sarden beserta tulangnya
- Yoghurt. Walaupun merupakan produk dari susu, namun kalsium dalam yoghurt lebih mudah diserap tubuh.
- Kedelai. Selain mengandung kalsium kedelai juga mengandung estrogen nabati atau fitoestrogen yang dapat membantu penyerapan kalsium
- Keju
- Sayuran hijau. Sayuran hijau seperti brokoli, bayam, kangkung, dan selada tidak hanya mengandung kalsium, tetapi juga mengandung kalium dan vitamin K yang mencegah hilangnya kalsium dari tulang
3. Kurangi Kafein
4. Jaga berat badan anda
5. Stop rokok dan alkohol
6. Cek densitas tulang berkala
Satu hal yang mengganggu tentang osteoporosis adalah osteoporosis ini tidak menimbulkan gejala. Seringkali penderita baru mengentahui dirinya menderita osteoporosis setelah dia mengalami patah tulang tanpa terjadi benturan atau kecelakaan yang keras. Untuk inilah pentingnya dilakukan pemeriksaan densitas tulang. Pemeriksaan densitas tulang ini bisa dilakukan di laboratorium terdekat, bahkan seringkali promosi suplemen kalsium juga menyediakan tes densitas tulang ini secara gratis. Berikut ini beberapa kriteria yang sebaiknya melakukan tes densitas tulang
- Wanita yang sudah menopause
- Pria di atas 80 tahun (sumber lain menyebutkan 65 tahun)
- Penderita penyakit autoimun yang mendapatkan terapi kortikosteroid rutin
- Penderita tukak lambung/gastritis yang mendapat terapi proton pump inhibitor jangka panjang
Untuk melihat tingkat kepadatan tulang dan mendeteksi Osteoporosis, dapat dilakukan dengan cara mengukur kepadatan tulang menggunakan alat yang disebut Densitometer X-ray Absorptiometry. Alat ini ada dua jenis yaitu SXA (Single X-ray Absorptiomety) dan DEXA (Dual Energy X-ray Absorptiometry).
Selain pemeriksaan kepadatan tulang, saat ini tersedia pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui aktivitas Remodelling tulang yaitu pemeriksaan CTx atau C-Telopeptide dan N-Mid Osteocalcin. CTx atau C-Telopeptide merupakan hasil penguraian tulang yang dilepaskan ke dalam darah sehingga dapat digunakan untuk menilai proses penghancuran tulang. Sedangkan N-Mid Osteocalcin adalah fraksi protein yang dibentuk oleh Osteoblas dan berperan dalam proses pembentukan tulang.
Dengan melakukan pemeriksaan CTx atau C-Telopeptide dan N-Mid Osteocalcin maka dapat diketahui aktivitas Remodelling tulang, dan bila hasil pemeriksaan menunjukkan hasil abnormal atau terjadi ketidakseimbangan Remodelling tulang maka perlu diwaspadai risiko terjadinya Osteoporosis atau kemungkinan penyakit tulang lainnya. Selain itu, pemeriksaan tersebut dapat juga digunakan untuk memantau pengobatan osteoporosis, khususnya CTx digunakan untuk memantau pengobatan anti resorpsi oral.
Osteoporosis memang bukan penyakit yang mematikan tetapi bila terjadi patah tulang maka pasien akan sangat menderita dan tersiksa hingga mengganggu aktivitas dan kehidupannya. Terlebih bila pasien masih berusia muda, selain perasaan sakit yang menyiksa, patah tulang juga dapat membuatnya frustrasi karena aktivitasnya terganggu. Oleh karena itu, waspadai Osteoporosis sejak dini. Bagi yang memiliki risiko tinggi, lakukan skrining dengan pemeriksaan kepadatan tulang dan atau pemeriksaan laboratorium yaitu CTx atau C-Telopeptide dan N-Mid Osteocalcin.
7. Terapi sulih hormon
Estrogen merupakan hormon yang penting dalam metabolisme kalsium. Estrogen membantu absorbsi kalsium dan juga mengatur ekskresinya. Pada wanita yang sudah menopause, produksi hormon estrogen ini praktis akan sangat menurun. Akibatnya absorbsi kalsium terganggu. Dalam hal inilah diperlukan terapi sulih hormon (Hormone Replacementer Therapy). Terapi sulih hormon ini selain menurunkan risiko osteoporosis juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Cegah osteoporosis sejak sekarang, jangan sampai terlambat. Lakukan olahraga, cukupi asupan kalsium (boleh dibantu suplemen bila memang perlu), stop rokok dan alkohol.
Sumber : www.medicalera.com
Jumat, 09 September 2011
Ingin Hamil?Hitung Masa Subur
Tidak banyak wanita Indonesia yang mengetahui kapan masa suburnya. Padahal dengan mengetahui masa subur, ingin hamil atau menunda kehamilan bisa dilakukan dengan mudah jika tidak ada masalah anatomi pada wanita. Menghitung masa subur merupakan cara yang aman, alami dan cukup efektif dalam merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak.
“Masa subur wanita adalah masa di mana ada satu sel telur yang siap untuk dibuahi oleh sel sperma di saluran telur (tuba faloppi) yang terjadi satu bulan sekali,” jelas dr. Boy Abidin, SpOG yang aktif sebagai pembicara dan nara sumber untuk media massa. Sel telur ini mampu bertahan hidup dalam keadaan siap dibuahi hanya selama 1-2 hari.
Jadi masa subur adalah masa di mana tersedia sel telur yang siap untuk dibuahi. Masa subur berkaitan erat dengan menstruasi dan siklus menstruasi. Masa subur ditandai oleh kenaikan Luteinizing Hormone (LH), Follicle Stimulating Hormone (FSH) dan estrogen. Selain itu siklus juga dipengaruhi oleh kondisi psikis si wanita jadi, bisa maju atau mundur.
Pada masa subur ini, terjadi perubahan fisiologis yang dapat dijadikan indikator, Seperti :
- libido yang meningkat
- lendir pada vagina lebih banyak
- peningkatan suhu basal tubuh sebesar 0,2-0,5 derajat pada pagi hari
- Indikator minor lainnya yaitu nyeri perut dan perubahan payudara/rasa tegang pada payudara
Lendir yang muncul pada vagina ini merupakan lendir yang diproduksi oleh kelenjar-kelenjar di leher rahim (serviks) dan bersahabat dengan sperma. Lendir tersebut memungkinkan sperma dapat bertahan hidup dalam lendir tersebut untuk menunggu matangnya sel telur (ovulasi). Pada masa subur, kemungkinan terjadi pembuahan sangat besar.
Jika pasangan suami istri (pasutri) ingin memiliki anak maka lakukan hubungan intim pada masa subur sang istri. Keberhasilan untuk hamilnya pun cukup besar. Demikian sebaliknya, jika tidak ingin hamil, maka hindari berhubungan intim pada masa subur sang istri atau menggunakan pelindung seperti kondom.
Menghitung masa subur
Selain perubahan fisik, masa subur ini dapat dihitung di atas kertas. Masa subur berkaitan erat dengan menstruasi dan siklus menstruasi. Dalam menghitung masa subur diperlukan siklus menstruasi bulanan. Anda sebaiknya membuat catatan mengenai siklus menstruasi secara teratur setiap bulannya.
Caranya mudah yaitu dengan menuliskan pada buku diary atau dengan memberi tanda pada kalender menggunakan spidol berwarna. Tandai hari pertama menstruasi yaitu hari pertama siklus dimana keluar bercak-bercak kecoklatan sampai kemerahan. Hari-hari selanjutnya diberi nomer namun tidak termasuk hari pertama menstruasi berikutnya.
Meskipun ada yang mengusulkan untuk membuat catatan menstruasi selama setahun (menogram). dr. Boy Abidin menyebutkan bahwa dibutuhkan minimal pola menstruasi 3 bulan terakhir misal 28 hari, 30 hari, 27 hari kemudian dibuat rata-ratanya. Jika rata-ratanya menghasilkan 28 hari yang berarti kondisi normal, maka masa suburnya akan terjadi pada 14 hari sebelum hari pertama menstruasi yang akan datang bulan berikutnya.
Perhitungan masa subur ini akan efektif bila siklus menstruasinya normal yaitu 21-35 hari. Jika anda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak normal, perhitungan menjadi tidak akurat dan kemungkinan besar gagal. Namun tidak ada salahnya jika mau mencoba.
Untuk yang siklus menstruasinya tidak teratur dapat menggunakan data siklus menstruasi selama 6 bulan (6 siklus), caranya yaitu :
- Menentukan hari pertama masa subur : Jumlah hari terpendek dalam 6 siklus menstruasi dikurangi 18.
- Menentukan hari terakhir masa subur : Jumlah hari terpanjang dalam 6 siklus menstruasi dikurangi 11.
Contoh :
siklus terpendek = 26 hari
siklus terpanjang = 32 hari
Perhitungannya adalah : 26-18 = 8 (hari pertama) dan 32–11 = 21 (hari terakhir). Jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-8 sampai hari ke-21 dihitung dari hari pertama menstruasi.
Sumber : www.fertitest.co.id
Minggu, 07 Agustus 2011
ASTO
Apa itu jantung rematik /demam rematik( Asto Positif) ?
Penyakit demam rematik diawali dengan infeksi bakteri Streptococcus beta-hemolyticus golongan A pada kerongkongan. Infeksi ini menyebabkan penderita mengeluh nyeri kerongkongan dan demam.
Jika infeksi tidak segera diobati, bakteri Streptococcus yang ada akan melakukan perlengketan yang kuat (adherence) di daerah sekitarnya dan merangsang pengeluaran antibodi (Ig-G). Antibodi yang dihasilkan akan mengikat kuman Streptococcus dan membentuk suatu kompleks imun dan akan menyebar ke seluruh tubuh, terutama ke jantung, sendi, dan susunan saraf.
Diagnosa jantung rematik/ demam rematik ( Asto Positif ):
Diagnosa demam rematik/ melewati beberapa fase dan manifestasi klinisnya kurang spesifik. fase awal: Penderita biasanya mengalami keluhan yang tidak khas, seperti nyeri kerongkongan, demam, kesulitan makan dan minum, lemas, sakit kepala, dan batuk. Pada fase ini, kebanyakan penderita hanya didiagnosa mengalami penyakit flu atau amandel (tonsilitis) dan biasanya diberikan obat-obat penurun panas dan penghilang rasa sakit.
Demam rematik mulai bisa diindikasikan jika penderita beberapa minggu kemudian mengalami keluhan dengan keluhan yang lebih spesifik dan serius, terutama yang berkaitan dengan sendi, jantung, dan saraf.
Demam Rematik bisa menyerang Jantung, Syaraf dan sendi:
Demam Rematik pada jantung: kompleks imun ini akan menimbulkan reaksi peradangan atau inflamasi yang bermanifestasi sebagai peradangan otot jantung (myocarditis), peradangan lapisan jantung (pericarditis), dan peradangan katup-katup jantung (valvulitis).
Bila proses penyebaran penyakit telah menyerang jantung, penderita akan mengalami kelainan jantung (carditis), ditandai dengan batuk-batuk, kesulitan bernapas, berdebar-debar, serta adanya tanda-tanda pembesaran jantung
Demam Rematik menyerang pada sendi, Keluhan yang paling sering muncul pada fase ini adalah gangguan sendi berupa rasa nyeri dan pembengkakan yang biasanya berpindah-pindah dari satu sendi ke sendi lainnya (polyartritis migran), kesulitan menggerakkan sendi dan berjalan.
Demam Rematik menyerang susunan saraf, kelainan ini menyebabkan gangguan pergerakan dan kepribadian serta psikologis berupa kepribadian yang agresif, depresi, dan obsessive-compulsive.
Jika Asto menyerang susunan saraf dan menimbulkan ketidakstabilan emosi, gerakan-gerakan involunter tangan yang tidak teratur, kesulitan menulis dan berbicara, kecemasan, dan perilaku agresif.
Uji Laboratorium:
Diagnosa penyakit demam rematik (ASTO) perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium, di antaranya berupa pemeriksaan kadar LED (laju endap darah), CRP (C reaktive protein),RF(reumatoid factor) dan ASTO (anti-streptolysin titer O). Pemeriksaan tambahan lain yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan sinar X, EKG, dan echocardiography.
Penanganan
Penanganan demam rematik meliputi menghilangkan penyebabnya yaitu kuman streptokokus, penanganan kompikasi pada jantung, sendi dan saraf serta pemberian makanan yang bergizi untuk membantu memulihkan tubuh.
Demam rematik, rematik jantung ini dapat menyerang semua usia meskipun kebanyakan ditemukan pada anak-anak usia 5-15 tahun. Penyakit ini lebih sering terjadi di daerah permukiman yang padat dengan tingkat sanitasi yang rendah, dan dapat menyerang laki-laki dan perempuan.
Sumber : www.madupropolis.com
Sabtu, 23 Juli 2011
Mengenal Wasir
Gejala :
Wasir bisa mengeluarkan darah(seperti invander salim yang terkena wasir dan mengeluarkan darah lumayan banyak), terutama setelah buang air besar, sehingga tinja mengandung darah atau terdapat bercak darah di handuk/tisu kamar mandi. Darahnya bisa membuat air di kakus menjadi merah. Lama kelamaan wasir dapat menyebabkan kehilangan darah yang berat atau anemia sehingga memerlukan transfusi darah.
Wasir yang menonjol keluar mungkin harus dimasukkan kembali dengan tangan perlahan-lahan atau bisa juga masuk dengan sendirinya. Wasir dapat membengkak dan menjadi nyeri bila permukaannya terkena gesekan atau jika di dalamnya terbentuknya pembekuan darah.
Kadang wasir bisa mengeluarkan lendir dan menimbulkan perasaan bahwa masih ada isi rektum yang belum dikeluarkan. Gatal pada daerah anus (pruritus ani) bisa menjadi gejala dari wasir. Rasa gatal ini terjadi karena keadaan wasir yang terkeluar itu menghambat pembersihan anus secara efisien,dapat menyebabkan partikel-partikel kecil dari feses menumpuk pada kulit perianal dan bekerja sebagai iritan. Iritan ini dapat berpotensi menjadi kanker bila tidak segera ditangani.
Diagnosis
Diagnosis wasir yang membengkak dan terasa nyeri ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan di daerah anus dan rektum. Untuk keadaan yang lebih serius, misalnya tumor atau kanker, bisa dibantu dengan pemeriksaan anoskopi dan sigmoidoskopi.
Biasanya, wasir tidak membutuhkan pengobatan kecuali bila menyebabkan gejala. Obat pelunak tinja atau psilium bisa mengurangi konstipasi dan peregangan yang menyertainya.
Suntikan skleroterapi diberikan kepada penderita wasir yang mengalami perdarahan. Dengan suntikan ini, pembuluh vena digantikan oleh jaringan parut.
Wasir dalam yang besar dan tidak bereaksi terhadap suntikan skleroterapi, diikat dengan pita karet. Cara ini, disebut ligasi pita karet, meyebabkan wasir menjadi layu dan putus tanpa rasa sakit. Pengobatan ini dilakukan dengan selang waktu 2 minggu atau lebih. Mungkin diperlukan 3-6 kali pengobatan.
Wasir juga bisa dihancurkan dengan menggunakan laser (perusakan laser), sinar infra merah (fotokoagulasi infra merah) atau dengan arus listrik (elektrokoagulasi).
Pembedahan mungkin digunakan bila pengobatan lain gagal.
Bila wasir dengan bekuan darah menyebabkan nyeri, maka bisa diobati dengan cara:
* duduk berendam dalam air hangat
* mengoleskan salep obat bius lokal
* pengompresan dengan kemiri.
Nyeri dan pembengkakan biasanya akan berkurang beberapa saat kemudian, dan bekuan menghilang setelah 4-6 minggu. Pilihan lainnya adalah memotong vena dan mengeluarkan bekuan, yang dengan segera akan mengurangi nyeri.
Sumber : Wikipedia
Rabu, 13 Juli 2011
YUK MULAI SENAM KAKI DIABETES
Alat : Kursi tanpa sandaran dan 2 lembar koran bekas
Senam kaki diabetes adalah suatu upaya pencegahan terjadinya komplikasi pada kaki penderita diabetes.
Langkah senam diabetes :
Posisi awal duduk tegak diatas sebuah kursi
1. Gerakkan jari - jari kedua kaki seperti bentuk cakar,luruskan kembali, ulangi sebanyak 10 kali
2. Angkat ujung kaki,tumit tetap di atas lantai. Turunkan ujung kaki,kemudian angkat tumitnya dan turunkan kembali. Ulangi sebanyak 10 kali
3. Angkat kedua ujung kaki putar kaki pada pergelangan kaki ke arah samping. Turunkan kembali ke lantai gerakkan ke tengah. Ulangi sebanyak 10 kali
4. Angkat kedua tumit,putar kearah samping,turunkan kembali kelantai dan gerakkan ketengah,ulangi sebanyak 10 kali
5. Angkat salah satu lutut,luruskan kaki. Gerakkan jari-jari kaki kedepan,turunkan kaki,lakukan bergantian antara kaki kiri dan kanan,ulangi sebanyak 10 kali
6. Luruskan salah satu kaki di atas lantai,angkat kaki tersebut dan gerakkan ujung-ujung jari kaki kearah muka anda,turunkan kembali kaki kelantai. ulangi gerakan sebanyak 10 kali
7. Seperti latihan no.6 tapi kali ini dengan kedua kaki bersamaan
8. Angkat kedua kaki,luruskan dan pertahankan posisi tersebut,gerakkan pergelangan kaki kedepan belakang, ulangi sebanyak 10 kali
9. Luruskan salah satu kali dan angkat,putar kaki pada pergelangan kaki. Tuliskan di udara dengan kaki angka 0 s.d. 10,turunkan kaki dan ganti kaki satunya, ulangi sebanyak 10 kali
10. selembar koran dilipat-lipat dengan kaki menjadi seperti bola,kemudian licinkan kembali dengan kali. Sobek-sobek koran lalu kumpulkan sobekan dengan kaki dan letakkan diatas selembar koran yang lain. Akhirnya bungkuslah semuanya dengan kedua kaki menjadi bentuk bola
11 LANGKAH PERAWATAN KAKI DIABETES
1. Memberikan rasa nyaman pada kaki
2. Mencegah terjadi komplikasi
Banyak hal yang dapat anda lakukan untuk menjaga kesehatan kaki
Periksa kaki anda setiap hari,segera dapatkan perawatan jika anda menderita luka. Pastikan kaki anda diperiksa dokter paling tidak setahun sekali atau lebih sering jika anda memiliki masalah kaki. Umumnya masalah kaki serius dapat dihindari bila anda rutin merawat kaki.
Langkah langkah merawat kaki :
1. Tangani diabetes anda : diskusikan dengan dokter untuk mencapai target gula darah anda
2. Periksa kaki anda setiap hari : periksa jika terdapat bintik merah,luka,lecet atau iritasi. jika tidak bisa melihat sendiri telapak kaki gunakan cermin atau mintalah bantuan orang lain.
3. Lebih aktif : diskusikan program aktivitas olahraga dengan dokter anda
4. Tanyakan dokter anda : sepatu khusus bagi diabetes
5. Basuhlah kaki anda setiap hari : keringkan dengan hati - hati khususnya pada sela - sela jari kaki
6. Jaga kulit anda tetap lembut dan halus : gosokkan sedikit lotion pada bagian atas dan telapak kaki,tapi jangan digosokkan pada sela - sela jari kaki
7. Guntinglah kuku jari kaki : gunting lurus melintang dan tumpulkan sudutnya dengan kikir yang terdapat pada gunting kuku
8. Gunakan selalu sepatu dan kaus kaki. Jangan pernah berjalan tanpa alas kaki : Gunakan sepatu yang nyaman, melindungi dan sesuaikan ukuran. Sebelum digunakan,periksa bagian dalam sepatu apakah cukup halus dan tidak terdapat benda apapun
9. Lindungi kaki anda dari panas dan dingin : Pakailah alas kaki ketika berjalan di permukaan yang panas, hindari pemakaian bantal penghangat atau selimut elektrik serta rasakan dahulu suhu air hangat sebelum merendam kaki.
10. Jaga aliran darah pada kaki anda : Hindari merokok,angkat kaki tegak lurus ke depan ketika duduk, jangan bersila terlalu lama dan lakukan 5 menit senam kaki sebanyak 3 kali sehari.
11. Mulailah sekarang : mulailah merawat kaki anda hari ini dan luangkanlah waktu untuk memeriksa kaki anda setiap hari
Sumber : serial Informasi Kesehatan RSK Ngesti Waluyo
Rabu, 06 Juli 2011
PENGELOLAAN DIABETES
1. EDUKASI DIABETES : rajin mengikuti edukasi diabetes,membantu diabetisi memehami seluk beluk diabetes dan pengendaliannya
2. AKTIVITAS FISIK : lakukan aktivitas fisik 3-4 kali seminggu selama 30 menit untuk mendapatkan hasil optimal
3. PENGATURAN MAKAN : untuk menjaga gula darah tetap seimbang, diabetesi dianjurkan mengatur pola makan dengan gizi seimbang dan sesuai dengan kebutuhan kalori
4. MINUM OBAT/INSULIN : bila pengaturan makan dan aktivitas fisik sesuai anjuran belum berhasil, dokter akan memberikan terapi obat yang cocok
5. MONITOR GULA DARAH : selalu cek kadar gula darah dengan memeriksakan diri ke laboratorium terdekat atau bisa cek sendiri bila mempunyai alat gula darah,lalukan pemeriksaan sesuai petunjuk dokter. Catat dan evaluasi hasil tes gula darah dengan catatan harian untuk memantau tren gula darah terakhir.
sumber : serial edukasi diabetes ACCU-CHEK
Senin, 20 Juni 2011
-PEMERIKSAAN SPERMA ANALISA
“Bagaimana cara memeriksa dan mengetahui kesuburan seorang pria(pemeriksaan Analisa Sperma)”
Spermatozoa adalah penentu kesuburan pria. Oleh karena itu, pemeriksaan utama kesuburan pria adalah dengan melakukan analisis terhadap sperma, dalam hal ini analisis terhadap spermatozoa yang terdapat di dalam sperma.
Tujuan analisis sperma adalah untuk mengetahui kualitas sperma. Pemeriksaan tidak boleh disepelekan, terutama oleh para pekerja laboratorium saat melakukan pemeriksaan.
Apabila sebuah laboratorium salah dalam melakukan analisis sperma, hasil yang didapat pun akan salah. Perasaan stress, tertekan, konflik rumah tangga, yang sebenarnya tidak perlu terjadi, sebagai akibat dari hasil analisis sperma yang salah merupakan hal yang telah banyak terjadi dan dilaporkan di berbagai belahan dunia.
Apa dan mengapa analisis sperma dilakukan?
Sperma merupakan cairan yang tersusun dari berbagai produk organ-organ pada sistem reproduksi pria.
Secara lebih rinci, komposisi di dalam sperma antara lain: Spermatozoa, cairan yang diproduksi oleh kelenjar-kelenjar tambahan yang mengandung nutrisi dan pelindung spermatozoa serta pelumas. Berdasarkan komposisi tersebut, analisis sperma akan mampu menghasilkan data yang akurat dan dapat dijadikan sebagai alat untuk mengukur dan menentukan tingkat kesuburan seorang pria.
Contoh analisis sperma adalah sebagai berikut:
Apabila sperma memiliki volume, warna, dan kekentalan yang normal, tetapi spermatozoa tidak ditemukan sama sekali, jumlahnya kurang dari jumlah normal, memiliki bentuk yang tidak lazim, atau belum mencapai kematangan, hal tersebut merupakan indikasi bahwa terdapat gangguan pada testis.
Apabila sperma mengandung spermatozoa dalam jumlah dan bentuk yang normal, tetapi memiliki volume, warna serta kekentalan yang tidak normal, hal tersebut merupakan indikasi adanya gangguan pada kelenjar-kelenjar tambahan. Gangguan pada kelenjar tambahan juga dapat diindikasikan dengan banyak ditemukannya spermatozoa yang mati. Hal tersebut secara logis, berhubungan dengan fungsi cairan yang dihasilkan kelenjar tambahan sebagai nutrisi dan pelindung spermatozoa.
Apabila saat ejakulasi sperma tidak dikeluarkan sama sekali, hal tersebut mengindikasikan kemungkinan terjadinya gangguan multifaktorial, antara lain gangguan pada saluran keluar sperma yang disertai gangguan pada testis maupun kelenjar-kelenjar tambahan. Sumbatan (Obstruksi) atau tidak terdapatnya saluran sperma tertentu merupakan akibat dari kelainan sejak lahir (Kongenital) juga memiliki kemungkinan untuk menjadi penyebab tidak dikeluarkannya sperma sama sekali.
Berdasarkan fakta ilmiah tersebut, analisis sperma dapat menjadi sebuah tes kesuburan yang dapat diandalkan untuk menemukan gangguan pada sistem reproduksi pria yang pada akhirnya mengakibatkan infertilitas.
Syarat sampel untuk pemeriksaan sperma yaitu :
a. Melakukan abstinensia/puasa tidak berhubungan badan selama 3 – 5 hari, paling lama selama 7 hari.
b. Pengeluaran ejakulat sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan harus dikeluarkan di laboratorium. Bila tidak mungkin, harus tiba di laboraturium paling lambat 1 jam dari saat dikeluarkan.
c. Ejakulat ditampung dalam wadah / botol gelas bemulut besar yang bersih dan steril ( jangan sampai tumpah/tercampur dengan urine ), Kemudian botol ditutup rapat-rapat dan diberi nama yang bersangkutan.
d. Pasien mencatat waktu pengeluaran mani, setelah itu langsung di serahkan pada petugas laboraturium untuk pemeriksaan dan harus diperiksa sekurang-kurangnya 2 kali dengan jarak antara waktu 1-2 minggu. Analisis sperma sekali saja tidak cukup karena sering didapati variasi antara produksi sperma dalam satu individu.
e. Sperma dikeluarkan dengan cara : rangsangan tangan (onani/masturbasi), bila tidak mungkin dapat dengan cara rangsangan senggama terputus (koitus interuptus) dan jangan ada yang tumpah. Yang paling disarankan adalah dengan rangsangan tangan
f. Untuk menampung sperma tidak boleh menggunakan botol plastik atau kondom.
Bila tidak didapat abnormal pada sperma maka bisa dilanjutkan dengan pemeriksaan pada wanita. Panel kesuburan pada wanita : LH, TSHs, FSH, FT4, prolaktin, Ekstrandiol, Progresteron, TORCH, Anti Chlamydia IgG & IgM
Diperlukan konsultasi dengan dokter kandungan untuk membahas hasil dari tes Laboratorium.
Kamis, 09 Juni 2011
- RADANG TENGGOROKAN
Faringitis atau radang tenggorokan memang merupakan penyakit yang sering diderita oleh kebanyakan dari kita. Radang tenggorokan berarti dinding tenggorokan menebal atau bengkak, berwarna lebih merah, ada bintik-bintik putih dan terasa sakit bila menelan makanan. Terkadang pasien dengan faringitis juga disertai dengan gejala flu yang lain seperti demam, sakit kepala, pilek dan batuk. Namun penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus EBV atau kuman Streppyogenes ini dengan mudah dapat dikenali dengan pemeriksaan tenggorokan pasien. Pada pemeriksaan ini ditemukan peradangan pada daerah faring dengan tanda berupa kemerahan serta ditemukannya pembesaran pada kelenjar limfe regional disekitarnya. Pada kasus yang berat bisa ditemukan nanah atau eksudat.
Permasalahan faringitis diperparah dengan keadaan pasien yang sulit menelan, bahkan tidak bisa makan. Keadaan ini tentu akan mengurangi asupan makanan yang bergizi ke tubuhnya yang pada gilirannya akan menganggu proses penyembuhan.
Pada penderita faringitis yang disebabkan oleh virus, akan sembuh sendiri dalam beberapa hari. Pasien hanya diberikan obat symptomatis untuk mengurangi penderitaannya karena kesakitan menelan dan gejala flu yang lain. Sebaliknya bila faringitis disebabkan oleh bakteri, baru diperlukan antibiotika yang adekuat untuk membunuh bakteri jahat tersebut.
Penyebab Radang Tenggorokan
Penyebab radang tenggorokan dapat bermacam-macam. Adapun penyebab yang seringkali menjadi biang dari radang tenggorokan adalah:
-Virus, 80 % sakit tenggorokan disebabkan oleh virus, dapat menyebabkan demam
-Batuk dan pilek. Dimana batuk dan lendir (ingus) dapat membuat tenggorokan teriritasi.
-Virus coxsackie (hand, foot, and mouth disease).
-Alergi. Alergi dapat menyebabkan iritasi tenggorokan ringan yang bersifat kronis (menetap). Mungkin aku tergolong dalam radang tenggorokan karena alergi,karena diperparah oleh cuaca dingin. Kebetulan aku alergi dingin.
-Bakteri streptokokus, dipastikan dengan Kultur tenggorok. Tes ini umumnya dilakukan di laboratorium menggunakan hasil usap tenggorok pasien. Dapat ditemukan gejala klasik dari kuman streptokokus seperti nyeri hebat saat menelan, terlihat bintik-bintik putih, muntah – muntah, bernanah pada kelenjar amandelnya, disertai pembesaran kelenjar amandel.
-Merokok.
Kebanyakan radang tenggorokan disebabkan oleh dua jenis infeksi yaitu virus dan bakteri. Sekitar 80% radang tenggorokan disebabkan oleh virus dan hanya sekitar 10-20% yang disebabkan bakteri. Untuk dapat mengatasinya, penting untuk mengetahui infeksi yang dialami disebabkan oleh virus atau bakteri streptokokus.
Infeksi virus biasanya merupakan penyebab selesma (pilek) dan influenza yang kemudian mengakibatkan terjadinya radang tenggorokan. Selesma biasanya sembuh sendiri sekitar 1 minggu begitu tubuh Anda membentuk antibodi melawan virus tersebut.
Pengobatan dengan antibiotik tidak akan efektif untuk mengobati infeksi virus. Sebaliknya, pemberian antibiotik dapat menimbulkan resistensi atau kekebalan kuman terhadap antibiotik. Saat kuman telah kebal terhadap antibiotik tersebut, bila antibiotik kita gunakan, akan tidak ampuh lagi dalam membunuh kuman. Akibatnya, penyakit yang diderita tidak akan sembuh.
Gejala umum radang tenggorokan akibat infeksi virus sebagai berikut:
Rasa pedih atau gatal dan kering.
Batuk dan bersin.
Sedikit demam atau tanpa demam.
Suara serak atau parau.
Hidung meler dan adanya cairan di belakang hidung.
Infeksi bakteri memang tidak sesering infeksi virus, tetapi dampaknya bisa lebih serius. Umumnya, radang tenggorokan diakibatkan oleh bakteri jenis streptokokus sehingga disebut radang streptokokus. Seringkali seseorang menderita infeksi streptokokus karena tertular orang lain yang telah menderita radang 2-7 hari sebelumnya. Radang ini ditularkan melalui sekresi hidung atau tenggorokan.
Gejala umum radang streptokokus berikut:
Tonsil dan kelenjar leher membengkak
Bagian belakang tenggorokan berwarana merah cerah dengan bercak-bercak putih.
Demam seringkali lebih tinggi dari 38 derajat celsius dan sering disertai rasa menggigil
Sakit waktu menelan.
Radang streptokokus memerlukan bantuan dokter karena bila penyebabnya adalah kuman streptokokus dan tidak mendapat antibiotik yang memadai maka penyakit akan bertambah parah dan kuman dapat menyerang katup jantung sehingga menimbulkan penyakit Demam Rhematik.
Cari Tahu Penyebab Radang Tenggorokan
Sebelum memberi pengobatan, sangat penting bagi para dokter untuk mencari penyebab radang tenggorokan guna menegakkan diagnosa yang benar dengan tujuan mencegah pemberian antibiotik yang tidak tepat bagi sebagian besar penderita radang tenggorokan karena dapat menimbulkan organisme yang resisten terhadap antibiotik.
Dokter akan memeriksa tenggorokan dan kelenjar getah bening di leher. Pendekatan lanjutannya adalah dengan tes usap tenggorok untuk mengetahui ada atau tidaknya bakteri. Usap tenggorokan perlu dilakukan jika ada dugaan diagnosis radang tenggorokan akibat bakteri streptokokus berdasarkan temuan klinis dan epidemiologis dan pasien belum mengkonsumsi antibiotik. Kultur usap tenggorokan biasanya merupakan satu-satunya tes yang dibutuhkan. Namun sensitivitas tes terhadap antibiotik juga perlu dilakukan pada pasien yang alergi terhadap penisilin karena adanya bakteri streptokokus yang resisten terhadap eritromisin.
Ada beberapa cara tradisional yang mungkin bisa dicoba untuk meringankan radang tenggorokan kita tetapi yang lebih baik adalah segera periksakan diri ke dokter jika merasa ada yang tidak beres dengan kesehatan kita. Berikut adalah beberapa dari obat tradisional tersebut :
1. Sambiloto (Andro-graphis paniculata Nees.) Efek : sebagai anti radang (anti-infla-masi), menghilangkan sakit (analgetik), menghilangkan bengkak (anti-swelling), menurunkan panas (antipiretik).

2. Pegagan (Centella asiatica Urban.) Efek : sejuk, sebagai anti-infeksi, anti-bakteri, penurun panas (antipiretik), anti-toksik, diuretik.

3.Lidah Buaya (Aloe vera L.)Efek : anti-radang (anti-inflamasi), meredakan rasa sakit (analgetik).
4. Daun Sambung Nyawa. Efek : anti-radang, menghilangkan bengkak (antiswelling)
5. Daun Dewa (Gynura pseu-do china DC.) Efek : sebagai anti-radang, meredakan rasa sakit (analgetik), menghilangkan bengkak (anti-swelling).

6. Semanggi Gunung (Hydro-cotyle sibthorpioides Lam.)Efek : anti-radang (anti-inflamasi), menghilangkan bengkak (anti-swelling), antibiotika, penurun panas (antipiretik), menetralisir racun (detoxificans).
7. jeruk nipis diperas diatas sendok makan trus ditambah kecap manis,aduk dan minum
8. satu lagi cara mengilangkan serak akibat sakit tenggorokan yaitu dengan kencur,kencur yang sudah dibersihkan kulitnya dipotong kecil dan dikunyah bersama dengan garam. Kalau menurut simbah kencur diparut lalu disaring,air saringan tersebut diminum. Kalau menurutku enak yang dikunyah daripada harus minum air perasan kencur.
dari berbagai sumber
Minggu, 22 Mei 2011
Lemak "Jahat" vs Lemak "Baik"
“ jahat”, sedangkan high-density lipoprotein atau HDL dikenal sebagai kolesterol “baik”. Kedua jenis lipid ini, bersama dengan trigliserida dan kolesterol Lp (a) membentuk jumlah total kolesterol yang terukur dalam tes darah (kolesterol total).
Kolesterol LDL (Kolesterol Jahat)
Kadar LDL (kolesterol jahat) yang terlalu tinggi di dalam darah, perlahan-lahan dapat
menyebabkan penyumbatan arteri yang mengarah pada jantung dan otak. LDL membentuk plak yang dapat mempersempit arteri dan membuatnya kurang fleksibel. Kondisi ini dikenal sebagai aterosklerosis. Jika arteri menyempit, serangan jantung atau stroke dapat terjadi.
Kolesterol HDL (Kolesterol Baik)
Sekitar seperempat hingga sepertiga kolesterol darah terdiri atas high-density lipoprotein (HDL). Kolesterol HDL dikenal sebagai kolesterol “baik”, karena tingkat
HDL yang tinggi mampu melindungi terhadap serangan jantung. Rendahnya tingkat HDL (kurang dari 40 mg/dL) dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. HDL cenderung
membawa kolesterol jahat dari arteri kembali ke hati. Beberapa ahli meyakini bahwa
HDL berfungsi memperlambat penyumbatan arteri.
Trigliserida
Trigliserida adalah lemak yang dibuat dalam tubuh. Peningkatan trigliserida disebabkan oleh kelebihan berat badan/obesitas, kurang olahraga, merokok, konsumsi alkohol berlebihan dan diet yang sangat tinggi karbohidrat. Orang dengan trigliserida tinggi seringkali memiliki tingkat kolesterol total yang juga tinggi,
termasuk tingkat LDL (jahat) tinggi dan HDL (baik) rendah. Banyak orang dengan penyakit jantung dan/atau diabetes juga memiliki kadar trigliserida yang
tinggi.
Kolesterol Lp (a)
Lp (a) adalah variasi genetik dari kolesterol LDL (jahat). Tingkat Lp a) yang tinggi akan meningkatkan risiko penumpukan lemak di arteri. Lp (a) belum sepenuhnya dapat
dipahami. Lp (a) diduga dapat berinteraksi dengan zat yang ditemukan di dinding arteri dan berkontribusi terhadap penumpukan lemak.
Minggu, 08 Mei 2011
TORCH
TORCH
TORCH adalah singkatan dari Toxoplasma gondii (Toxo), Rubella, Cyto Megalo Virus (CMV), Herpes Simplex Virus (HSV) yang terdiri dari HSV1 dan HSV2 serta kemungkinan oleh virus lain yang dampak klinisnya lebih terbatas (Misalnya Measles, Varicella, Echovirus, Mumps, virus Vaccinia, virus Polio, dan virus Coxsackie-B).
Penyebab utama dari virus dan parasit TORCH (Toxo, Rubella, CMV, dan Herpes) adalah hewan yang ada di sekitar kita, sperti ayam, kucing, burung, tikus, merpati, kambing, sapi, anjing, babi dan lainnya. Meskipun tidak secara langsung sebagai penyebab terjangkitnya penyakit yang berasal dari virus ini adalah hewan, namun juga bisa disebabkan oleh karena perantara (tidak langsung) seperti memakan sayuran, daging setengah matang dan lainnya.
Dalam dunia medis, Toxo sering disebut juga dengan virus kucing. Padahal sesungguhnya ini bukan virus kucing, tetapi parasit darah. Kenapa sering disebut virus kucing : selain sebutan ini sudah salah kaprah, memang parasit ini tumbuhnya di dalam tubuh binatang. Hal mana menurut penelitian di dalam maupun di luar negeri, 70% penyebab penyakit ini adalah kotoran kucing. Kemudian melalui hewan lain yang menempel dalam makanan, lalu masuklah ke dalam tubuh manusia dan menyatu dalam darah.
Awalnya seseorang yang mengidap Toxo ini tampak sehat tetapi kemudian ketika sedang hamil mulai muncul sejumlah gejala. Gejala yang sering terjadi adalah flek pada wanita yang sedang hamil. Flek ini bisa terjadi terus menerus sepanjang kehamilan, janin di dalam rahim tidak berkembang, hamil anggur, atau bayinya meninggal pada usia kandungan 7-8 bulan. Bahkan yang seringkali terjadi adalah keguguran.
Sebenarnya Toxo bukanlah penyakit menular kepada pasangan, tetapi ia menular pada keturunan. Bisa jadi anak pertama dan kedua sehat, tetapi anak ketiga cacat atau mengalami Epilepsi dan autisme. Tetapi yang sering terjadi sesungguhnya jika dilakukan tes di laboratorium, baik anak pertama maupun anak kedua sesungguhnya turut terinfeksi.
Berbeda dengan Rubella. Penyakit ini orang sering menyebutnya dengan Campak Jerman. Pada kasus Rubella, ibu hamil tidak mengalami keguguran atau bayinya meninggal saat lahir, tetapi yang sering terjadi adalah bayi yang dilahirkan mengalami glukoma, atau kebutaan, kerusakan pada otak atau pengapuran pada otak, bibir sumbing, tuna rungu dan sulit bicara.
Sedangkan pada pengidap CMV (Cyto Megalo Virus), misalnya seorang ibu pada saat hamil, ia akan mengalami keguguran terus menerus, atau bayi yang dikandungnya lahir dalam keadaan cacat fisik, seperti Hidrosefalus (pembesaran kepala), Microsefalus (pengecilan kepala), lahir dengan usus keluar tubuh, tubuh transparan atau kaki dan tangannya jadi bengkok.
Kemudian, untuk penyakit Herpes lain lagi. Kemunculannya ditandai dengan bintik – bintik pada tubuh dan pada alat genital. Seorang yang mengidap Herpes, di samping kesakitan, juga terasa panas. Bagi wanita hamil sering keguguran atau bayinya lahir dalam keadaan cacat.
Jadi Toxo, Rubella, CMV, dan Herpes dapat menyebabkan rusaknya fertilitas pada wanita. Sel telur maupun inti sel dirusak oleh virus tersebut sehingga sel telurnya mengecil dan tidak bisa dibuahi. Dengan adanya infeksi TORCH ini, pada wanita bisa menyebabkan terbentuknya mioma, penyumbatan atau perlengketan, sehingga sel telur tidak bisa dibuahi atau mengakibatkan sulit hamil.
Toxo tidak menular pada pasangan, sedangkan Rubella, CMV, dan Herpes bisa menular. Penularan bisa terjadi melalui hubungan seksual, air liur, keringat, darah, dan Air Susu Ibu (ASI). Sehingga kalau wanita terjangkit Rubella, CMV, dan Herpes, maka suaminya pun dapat tertular. Sulitnya terjadi kehamilan pada wanita disebabkan oleh virus tersebut memperburuk kualitas spermatozoa/sperma, karena kekentalan sperma menjadi cair. Volume sperma yang seharusnya 5 CC menjadi 3 CC dan gerakannya pun sudah berubah.BU
Perlu ditegaskan lagi bahwa Toxo maupun Rubella dan CMV serta Herpes BUKAN hanya milik ibu hamil saja. Tetapi siapa pun bisa terkena TORCH. Baik dia orang dewasa, kaum muda, lansia, maupun balita. Kemudian TORCH ini yang diserang adalah saraf otak, mata dan gerak. Jika menyerang otak misalnya gejalanya sering sakit kepala, radang tenggorokan, atau flu berkepanjangan. Otot – otot terasa sakit sampai ke persendian dan pinggang. Kaki pun mudah capek dan lemas, menggigil kemudian lambung pun sakit.
Orang sering beranggapan bahwa anak yang sakit mata disebabkan oleh seringnya nonton TV dan terlalu dkat ke layar. Tak terpikirkan bahwa sakit mata yang biasa mengakibatkan kebutaan itu disebabkan ooleh infeksi TORCH.
Untuk menghindari sedini mungkin penyakit TORCH yang sangat membahayakan ini, ada beberapa hal sebagai solusi awal yang bisa dilakukan antara lain sebagai berikut :
Pertama, bila mengkonsumsi daging seperti daging ayam, sapi, kambing, kelinci, babi dan lainnya terlebih dahulu dimasak dengan matang hingga suhu mencapai 66 derajat Celcius, agar oosista - oosista yang mungkin terbawa di dalam daging tersebut bisa mati.
Kedua, Kucing peliharaan di rumah hendaknya diberi daging matang untuk mencegah infeksi yang masuk ke dalam tubuh kucing. Tempat makan, minum dan alas tidur harus selalu dicuci / dibersihkan.
Ketiga, hindari kontak dengan hewan - hewan mamalia liar, seperti rodensia liar (tikus, bajing, musang dan lain - lain) serta reptilia kecil seperti cecak, kadal, dan bengkarung yang kemungkinan dapat sebagai hewan perantara TORCH.
Keempat, penanganan kotoran kucing sebaiknya dilakukan melalui sarung tangan yang disposable (dibuang setelah dipakai).
Kelima, bagi wanita yang sedang hamil, terutama yang dinyatakan secara serologis sudah negatif, jangan memelihara atau menangani kucing kecuali dengan sarung tangan.
Keenam, bila sedang memegang daging, bekerja di tempat atau perusahaan daging atau organ yang masih mentah, hindari untuk tidak menyentuh mata, mulut, dan hidung dan peralatan dapur setelah selesai sebaiknya dicuci dengan sabun.
Ketujuh, bagi yang senang berkebun atau bekerja di kebun, sebaiknya menggunakan sarung tangan, mencuci sayuran atau buah sebelum dimakan.
Kedelapan, darah penderita seropositif tidak boleh ditransfusikan pada penderita yang menderita imunosupresif, demikian pula transplantasi organ pada penderita seronegatif harus dari orang dengan seronegatif TORCH.
Kesembilan, pemberantasan terhadap lalat dan kecoa sebagai pembawa oosista perlu dilakukan.
Kesepuluh, penggunaan desinfektan komersial yang ada di toko - toko dapat berguna untuk membasmi oosista.
Kesebelas, memeriksakan hewan peliharaan secara kontinyu ke dokter hewan atau poliklinik hewan agar supaya hewan kesayangan selalu dalam keadaan sehat.
Cara Penularan TORCH (Toxo,Rubella,CMV,Herpes)
Penularan TORCH pada manusia dapat melalui 2 (dua) cara. Pertama, secara aktif (didapat) dan yang kedua, secara pasif (bawaan). Penularan secara aktif disebabkan antara lain sebagai berikut :
Pertama, makan daging setengah matang yang berasal dari hewan yang terinfeksi (mengandung sista), misalnya daging sapi, kambing, domba, kerbau, babi, ayam, kelinci dan lainnya. Kemungkinan terbesar penularan TORCH ke manusia adalah melalui jalur ini, yaitu melalui masakan sate yang setengah matang atau masakan lain yang dagingnya diamsak tidak semnpurna, termasuk otak, hati dan lainnya.
Kedua, makan makanan yang tercemar oosista dari feses (kotoran) kucing yang menderita TORCH. Feses kucing yang mengandung oosista akan mencemari tanah (lingkungan) dan dapat menjadi sumber penularan baik pada manusia maupun hewan. Tingginya resiko infeksi TORCH melalui tanah yang tercemar, disebabkan karena oosista bisa bertahan di tanah sampai beberapa bulan ( Howard, 1987).
Ketiga, transfusi darah (trofozoid), transplantasi organ atau cangkok jaringan (trozoid, sista), kecelakaan di laboratorium yang menyebabkan TORCH masuk ke dalam tubuh atau tanpa sengaja masuk melalui luka (Remington dan McLeod 1981, dan Levine 1987).
Keempat, hubungan seksual antara pria dan wanita juga bisa menyebabkan menularnya TORCH. Misalnya seorang pria terkena salah satu penyakit TORCH kemudian melakukan hubungan seksual dengan seorang wanita (padahal sang wanita sebelumnya belum terjangkit) maka ada kemungkinan wanita tersebut nantinya akan terkena penyakit TORCH sebagaimana yang pernah diderita oleh lawan jenisnya.
Kelima, ibu hamil yang kebetulan terkena salah satu penyakit TORCH ketika mengandung maka ada kemungkinan juga anak yang dikandungnya terkena penyakit TORCH melalui plasenta.
Keenam, Air Susu Ibu (ASI) juga bisa sebagai penyebab menularnya penyakit TORCH. Hal ini bisa terjadi seandainya sang ibu yang menyusui kebetulan terjangkit salah satu penyakit TORCH maka ketika menyusui penyakit tersebut bisa menular kepada sang bayi yang sedang disusuinya.
Ketujuh, keringat yang menempel pada baju atau pun yang masih menempel di kulit juga bisa menjadi penyebab menularnya penyakit TORCH. Hal ini bisa terjadi apabila seorang yang kebetulan kulitnya menmpel atau pun lewat baju yang baru saja dipakai si penderita penyakit TORCH.
Kedelapan, faktor lain yang dapat mengakibatkan terjadinya penularan pada manusia, antara lain adalah kebiasaan makan sayuran mentah dan buah - buahan segar yang dicuci kurang bersih, makan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu, mengkonsumsi makanan dan minuman yang disajikan tanpa ditutup, sehingga kemungkinan terkontaminasi oosista lebih besar.
Kesembilan, air liur juga bisa sebagai penyebab menularnya penyakit TORCH. Cara penularannya juga hampir sama dengan penularan pada hubungan seksual.
Berdasarkan kenyataan di atas, penyakit TORCH ini sifatnya menular. Oleh karena itu dalam satu keluarga biasanya kalau salah satu anggota keluarga terkena penyakit tersebut maka yang lainnya pun juga bisa terkena. Malah ada beberapa kasus dalam satu keluarga seluruh anggota keluarganya mulai dari kakek - nenek, kakak - adik, bapak - ibu, anak - anak semuanya terkena penyakit TORCH.
Untuk mendeteksi sejauh mana penyakit tersebut menyerang anggota keluarga maka biasanya cukup mengambil salah satu anggota keluarga sebagai sample, kemudian diadakan uji laboratorium untuk mengetahui IgG dan IgM nya terjangkit atau tidaknya penyakit TORCH padanya akan ketahuan dengan uji lab tersebut.
Infeksi pada kehamilan tri semester I dapat menyebabkan kelainan bawaan yang erat pada bayi. Kelainan bawaan yang terjadi dapat berupa Hidrosefalus, Microsefalus, pengapuran otak, gangguan syaraf seperti kejang - kejang, gangguan refleks, reterdasi mental dan gangguan penglihatan yang dapat menyebabkan kebutaan dan radang hati. Biasanya kalau seorang terkena penyakit ini, disarankan menjalani pengobatan spesialis TORCH dengan meminum formula obat ramuan herbal Aquatreat Therapy.
Tabel IV : Kelainan Bawaan Pada Bayi Akibat Infeksi TORCH Kongenital
Infeksi KeKelainan Utama Kelainan Lain
TOXO Hidro / Microsefalus,
Khorio-retinitis,
Klasifikasi intrakranial Hepato-spenomagali,
Ikterus Limfadenopati, Retardasi psikhomotor
Rubella Katarak, tuli, kelainan jantung, strabimus Hepato-spenomagali, Trombositopeni, Retardasi psikhomotor
CMV Microsefalus, tuli Klasifikasi intrakranial, Hepato-spenomagali, Trombositopeni, Khorioretinitis Retardasi psikhomotor
HSV Microsefalus Khorioretinitis, Hepatitis intrapartum, Retardasi psikhomotor
Tabel V : Pemilihan Lab Diagnostik Pada Infeksi TORCH
Infeksi KePilihan I Pilihan II
TOXO Demonstrasi Antibody IgM terhadap Toxo Hydrosefalus chorioretinitis, klasifikasi cerebral yang terbesar Demonstrasi titer Antibody, anti Toxo (I&II) pengamatan IgM - IgG
Rubella Isolasi virus Rubella dari urin, usapan tenggorok, darah atau demostrasi IgM ati Rubella Katarak, Penyakit Jantung Kongenital, mikrophthalmis, lesi - lesi tulang panjang Demonstrasi titer Antibody Anti Rubella (I&II) pengamatan IgM spesifik kalau perlu IgG spesifik.
CMV Isolasi CMV dari urin, usapan tenggorok, darah.
Cara Biakan jaringan FAT.
Pewarnaan secara FAG pada sel - sel urin. Klinik adanya mikrosefali Pneumonitis, klasifikasi serebral periventrikuler Demonstrasi titer Antibody, anti CMV dan pelacakan Antibody IgM spesifik CMV, kalau perlu spesifik
HSV Amati dan bedakan gejala klinis HSV 1, HSV 2 atau sindroma neurologik pada anak baru lahir s.d balita kalau perlu sampai remaja.
Adanya mikrosefali, retardasi psikhomotor, cephalgia berat intermiten, gen keseimbangan Demonstrasi titer Antibody anti HSV tanpa memperhatikan Antibody IgM spesifik anti HSV.
Pemeriksaan titer Antibody IgG - anti HSV
Tanda Dan Gejala Penyakit TORCH
Untuk mengatasi penyakit TORCH dan mendapatkan kehamilan, anda perlu untuk mengetahui penyebab TORCH dengan mengenali gejala umum yang dikenali untuk segera mendapatkan perawatan sebelum penyakit tersebut mengurangi kesuburan anda dan menurunkan kemungkinan anda untuk hamil.
Gejala TORCH - TOXO
Awalnya seseorang yang mengidap Toxo ini tampak sehat tetapi kemudian ketika sedang hamil mulai muncul sejumlah gejala. Gejala yang sering terjadi adalah flek pada wanita yang sedang hamil. Flek ini bisa terjadi terus menerus sepanjang kehamilan, janin di dalam rahim tidak berkembang, hamil anggur, atau bayinya meninggal pada usia kandungan 7-8 bulan. Bahkan yang seringkali terjadi adlah keguguran.
Sebenarnya Toxo bukanlah penyakit menular kepada pasangan, tetapi ia menular pada keturunan. Bisa jadi anak pertama dan kedua sehat, tetapi anak ketiga cacat atau mengalami Epilepsi dan autisme. Tetapi yang sering terjadi sesungguhnya jika dilakukan tes di laboratorium, baik anak pertama maupun anak kedua sesungguhnya turut terinfeksi.
Gejala TORCH – RUBELLA
TORCH Rubella sering disebut dengan sebutan Campak Jerman. Pada kasus Rubella, ibu hamil tidak mengalami keguguran atau bayinya meninggal saat lahir, tetapi yang sering terjadi adalah bayi yang dilahirkan mengalami glukoma, atau kebutaan, kerusakan pada otak atau pengapuran pada otak, bibir sumbing, tuna rungu dan sulit bicara.
Gejala TORCH – CMV
Bagi pengidap CMV (Cyto Megalo Virus), misalnya seorang ibu pada saat hamil, ia akan mengalami keguguran terus menerus, atau bayi yang dikandungnya lahir dalam keadaan cacat fisik, seperti Hidrosefalus (pembesaran kepala), Microsefalus (pengecilan kepala), lahir dengan usus keluar tubuh, tubuh transparan atau kaki dan tangannya jadi bengkok.
Gejala TORCH – HERPES
TORCH Herpes ditandai dengan gejala awal yang berbeda dibandingkan dengan penyakit TORCH lainnya.Kemunculannya ditandai dengan bintik - bintik pada tubuh dan pada alat genital. Seorang yang mengidap Herpes, di samping kesakitan, juga terasa panas. Bagi wanita hamil sering keguguran atau bayinya lahir dalam keadaan cacat.
Kamis, 05 Mei 2011
10 Gejala Diabetes
* Mudah capek. Umumnya penderita diabetes mudah merasa lelah dan mengantuk.
* Sering buang air kecil. Penyebabnya karena diabetes awalnya berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan sampai ke air kemih. Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (poliuria).
* Penurunan berat badan secara tiba-tiba. Penyebabnya karena sewaktu tubuh tidak dapat menyalurkan gula ke dalam sel-selnya, tubuh membakar lemak dan proteinnya sendiri untuk mendapatkan energi.
* Mudah lapar dan haus. Akibat poliuria maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum. Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi).
* Mudah timbul bisul atau abses dengan kesembuhan yang lama
* Sering kesemutan
* Gatal2 terutama pada kelamin bagian luar
* Gairah sex menurun
* Penglihatan kabur,pusing, mual dan berkurangnya ketahanan selama melakukan olah raga. Penderita diabetes yang kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi.
* Ibu yang melahirkan bayi lebih dari 4 kg
Pada penderita diabetes tipe I, gejalanya timbul secara tiba-tiba dan bisa berkembang dengan cepat ke dalam suatu keadaan yang disebut dengan ketoasidosis diabetikum. Kadar gula di dalam darah adalah tinggi tetapi karena sebagian besar sel tidak dapat menggunakan gula tanpa insulin, maka sel-sel ini mengambil energi dari sumber yang lain. Sel lemak dipecah dan menghasilkan keton, yang merupakan senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam (ketoasidosis). Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan berkemih yang berlebihan, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah. Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton. Tanpa pengobatan, ketoasidosis diabetikum bisa berkembang menjadi koma, kadang dalam waktu hanya beberapa jam.
Bahkan setelah mulai menjalani terapi insulin, penderita diabetes tipe I bisa mengalami ketoasidosis jika mereka melewatkan satu kali penyuntikan insulin atau mengalami stres akibat infeksi, kecelakann atau penyakit yang serius.
Penderita diabetes tipe II bisa tidak menunjukkan gejala-gejala selama beberapa tahun. Jika kekurangan insulin semakin parah, maka timbullah gejala yang berupa sering berkemih dan sering merasa haus. Jarang terjadi ketoasidosis. Jika kadar gula darah sangat tinggi (sampai lebih dari 1.000 mg/dL, biasanya terjadi akibat stres-misalnya infeksi atau obat-obatan), maka penderita akan mengalami dehidrasi berat, yang bisa menyebabkan kebingungan mental, pusing, kejang dan suatu keadaan yang disebut koma hiperglikemik-hiperosmolar non-ketotik.
Waspadai gejala diabetes sebelum diabetes semakin menyerang Anda